Tampilkan posting dengan label Tokoh. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Tokoh. Tampilkan semua posting

Minggu, 18 Oktober 2015

Beberapa Tokoh Ulama Tasikmalaya

Tokoh Ulama Tasikmalaya - Ulama adalah perwaris para nabi, dan ulama merupakan pelita bumi. Sekarang. Ulama adalah kepercyaan umat Rasulullah SAW, Gelora perhatian ulama ialah memberi perlindungan kepada umat, Ulama adalah pemegang amanat Allah SWT atas Makhluk-Nya, Ulama adalah pemimpin panutan umat, itulah Ulama.
Pada hari ini saya akan membuat sebuah artikel dimana saya akan merangkum di antara antara Tokoh Ulama Tasikmalaya, yang dimana sebeleumnya saya sudah membuat artikel yang berkaitan tentang Sosok Ulama Tasikmalaya yang tidak akan pernah dilupakan yaitu Kh Choer Affandi. Mungkin kita semua sudah tahu sosok tokoh ulama tasikmalaya yang pernah melawan penjajah, dan masih banyak lainnya oleh karena itu disini saya akan menulis Beberapa Tokoh Ulama Tasikmalaya, yaitu sebagai berikut:

1. KH Zainal Mustafa
Tokoh Ulama Tasikmlaya yang pertama saya bahas adalah KH Zainal Mustafa, beliau lahir di Desar Cimerah, Singaparna Kabupaten Singaparna, beliau adalah pendiri Pondok Pesantren Sukamanah Tasikmalaya. Beliau merupakan Tokoh Ulama Tasikmalaya yang dahulunya berjuang untuk menyebarkan Agama Islam dan menentang melawan para kafir Belanda dan Jepang, Beliau pernah di tangkap bahkan dipenjara oleh penjajah belanda dan jepang, karena terang-terangan melawan pemerintahan kolonial belanda dan jepang. Nama kecilnya Hudaeni. Lahir dari keluarga petani berkecukupan, putra pasangan Nawapi dan Ny. Ratmah, di kampung Bageur, Desa Cimerah, Kecamatan Singaparna (kini termasuk wilayah Desa Sukarapih Kecamatan Sukarame) Kabupaten Tasikmalaya (ada yang menyebut ia lahir tahun 1901 dan Ensiklopedia Islam menyebutnya tahun 1907, sementara tahun yang tertera di atas diperoleh dari catatan Nina Herlina Lubis, Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia Cabang Jawa Barat). Namanya menjadi Zaenal Mustofa setelah ia menunaikan ibadah haji pada tahun 1927. Maka sekembalinya dari ibadah haji, tahun 1927, ia mendirikan pesantren di Kampung Cikembang dengan nama Sukamanah. Sebelumnya, di Kampung Bageur tahun 1922 telah berdiri pula Pesantren Sukahideng yang didirikan KH. Zainal Mustafa. 
Setelah Perang Dunia II, tepatnya pada 17 November 1941, KH. Zaenal Mustofa bersama KH. Ruhiat (dari Pesantren Cipasung), Haji Syirod, dan Hambali Syafei ditangkap Belanda dengan tuduhan telah menghasut rakyat untuk memberontak terhadap pemerintah Hindia Belanda. Mereka ditahan di Penjara Tasikmalaya dan sehari kemudian dipindahkan ke penjara Sukamiskin Bandung, dan baru bebas 10 Januari 1942.
Kendati sudah pernah ditahan, aktivitas perlawanannya terhadap penjajah tidak surut. Akhir Februari 1942, KH. Zaenal Mustofa bersama Kiai Rukhiyat kembali ditangkap dan dimasukkan ke penjara Ciamis. Kedua ulama ini menghadapi tuduhan yang sama dengan penangkapannya yang pertama. Hingga pada waktu Belanda menyerah kepada Jepang, ia masih mendekam di penjara.
Pada tanggal 8 Maret 1942 kekuasaan Hindia Belanda berakhir dan Indonesia diduduki Pemerintah Militer Jepang. Oleh penjajah yang baru ini, KH. Zaenal Mustofa dibebaskan dari penjara, dengan harapan ia akan mau membantu Jepang dalam mewujudkan ambisi fasisnya, yaitu menciptakan Lingkungan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya. Akan tetapi, apa yang menjadi harapan Jepang tidak pernah terwujud karena KH. Zaenal Mustofa dengan tegas menolaknya. Dalam pidato singkatnya, pada upacara penyambutan kembali di Pesantren, ia memperingatkan para pengikut dan santrinya agar tetap percaya pada diri sendiri dan tidak mudah termakan oleh propaganda asing. Ia malah memperingatkan bahwa fasisme Jepang itu lebih berbahaya dari imperialisme Belanda.
Pasca perpindahan kekuasaan dari Belanda ke Jepang, sikap dan pandangannya itu tidak pernah berubah. Bahkan, kebenciannya semakin memuncak saja manakala menyaksikan sendiri kezaliman penjajah terhadap rakyat.
Pada masa pemerintahan Jepang ini, ia menentang pelaksanaan seikeirei, cara memberi hormat kepada kaisar Jepang dengan menundukkan badan ke arah Tokyo. Ia menganggap perbuatan itu bertentangan dengan ajaran Islam dan merusak tauhid karena telah mengubah arah kiblat. Sikap ini pernah ia tunjukkan secara terang-terangan di muka Jepang. Pada waktu itu, semua alim ulama Singaparna harus berkumpul di alun-alun dan semua diwajibkan melakukan seikerei. Di bawah todongan senjata, semua ulama terpaksa melakukan perintah itu, hanya KH. Zaenal Mustofa yang tetap membangkang. Ia juga mengatakan kepada Kiai Rukhiyat, yang hadir pada waktu itu, bahwa perbuatan tersebut termasuk musyrik.
Menurutnya, orang-orang musyrik itu tidak perlu ditakuti, apalagi diikuti perintahnya. Sebaliknya, mereka justeru harus diperangi dan dimusnahkan dari muka bumi. Ia yakin bahwa dalam Islam hanya Allah Swt lah yang patut ditakuti dan dituruti; Allah Swt selalu bersama-sama orang yang mau dekat kepada-Nya dan selalu memberikan pertolongan dan kekuatan kepada orang-orang yang mau berjuang membela agamanya. Ia berprinsip lebih baik mati ketimbang menuruti perintah Jepang. Keyakinan seperti ini senantiasa ditanamkan kepada para santrinya dan masyarakat Islam sekitarnya. Ia juga menentang dan mengecam romusha, pengerahan tenaga rakyat untuk bekerja dengan paksa.
Dengan semangat jihad membela kebenaran agama dan memperjuangkan bangsa, KH. Zaenal Mustofa merencanakan akan mengadakan perlawanan terhadap Jepang pada tanggal 25 Pebruari 1944 (1 Maulud 1363 H). Mula-mula ia akan menculik para pembesar Jepang di Tasikmalaya, kemudian melakukan sabotase, memutuskan kawat-kawat telepon sehingga militer Jepang tidak dapat berkomunikasi, dan terakhir, membebaskan tahanan-tahanan politik. Untuk melaksanakan rencana ini, KH. Zaenal Mustofa meminta para santrinya mempersiapkan persenjataan berupa bambu runcing dan golok yang terbuat dari bambu, serta berlatih pencak silat. Kiai juga memberikan latihan spiritual (tarekat) seperti mengurangi makan, tidur, dan membaca wirid-wirid untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Persiapan para santri ini tercium Jepang. Segera mereka mengirim camat Singaparna disertai 11 orang staf dan dikawal oleh beberapa anggota polisi untuk melakukan penangkapan. Usaha ini tidak berhasil. Mereka malah ditahan di rumah KH. Zaenal Mustofa. Keesokan harinya, pukul 8 pagi tanggal 25 Februari 1944, mereka dilepaskan dan hanya senjatanya yang dirampas.
Tiba-tiba, sekitar pukul 13.00, datang empat orang opsir Jepang meminta agar KH. Zaenal Mustofa menghadap pemerintah Jepang di Tasikmalaya. Perintah tersebut ditolak tegas sehingga terjadilah keributan. Hasilnya, tiga opsir itu tewas dan satu orang dibiarkan hidup. Yang satu orang ini kemudian disuruh pulang dengan membawa ultimatum. Dalam ultimatum itu, pemerintah Jepang dituntut untuk memerdekakan Pulau Jawa terhitung mulai 25 Pebruari 1944. Dalam insiden itu, tercatat pula salah seorang santri bernama Nur menjadi korban, karena terkena tembakan salah seorang opsir. Setelah kejadian tersebut, menjelang waktu salat Asar (sekitar pukul 16.00) datang beberapa buah truk mendekati garis depan pertahanan Sukamanah. Suara takbir mulai terdengar, pasukan Sukamanah sangat terkejut setelah tampak dengan jelas bahwa yang berhadapan dengan mereka adalah bangsa sendiri. Rupanya Jepang telah mempergunakan taktik adu domba. Melihat yang datang menyerang adalah bangsa sendiri, Zaenal Mustofa memerintahkan para santrinya untuk tidak melakukan perlawanan sebelum musuh masuk jarak perkelahian. Setelah musuh mendekat, barulah para santri menjawab serangan mereka. Namun, dengan jumlah kekuatan lebih besar, ditambah peralatan lebih lengkap, akhirnya pasukan Jepang berhasil menerobos dan memorak-porandakan pasukan Sukamanah. Peristiwa ini dikenal dengan Pemberontakan Singaparna.
Para santri yang gugur dalam pertempuran itu berjumlah 86 orang. Meninggal di Singaparna karena disiksa sebanyak 4 orang. Meninggal di penjara Tasikmalaya karena disiksa sebanyak 2 orang. Meninggal di Penjara Sukamiskin Bandung sebanyak 38 orang, dan yang mengalami cacat (kehilangan mata atau ingatan) sebanyak 10 orang.
Pun, sehari setelah peristiwa itu, antara 700-900 orang ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara di Tasikmalaya. Sementara itu, KH. Zaenal Mustofa sempat memberi instruksi secara rahasia kepada para santri dan seluruh pengikutnya yang ditahan agar tidak mengaku terlibat dalam pertempuran melawan Jepang, termasuk dalam kematian para opsir Jepang, dan pertanggungjawaban tentang pemberontakan Singaparna dipikul sepenuhnya oleh KH. Zaenal Mustofa. Akibatnya, sebanyak 23 orang yang dianggap bersalah, termasuk KH. Zaenal Mustofa sendiri, dibawa ke Jakarta untuk diadili. Namun mereka hilang tak tentu rimbanya.
Besarnya pengaruh KH Zaenal Mustofa dalam pembentukan mental para santri dan masyarakat serta peranan pesantrennya sebagai lembaga pendidikan dan pembinaan umat membuat pemerintah Jepang merasa tidak bebas jika membiarkan pesantren ini tetap berjalan. Maka, setelah peristiwa pemberontakan tersebut, pesantren ini ditutup oleh Jepang dan tidak diperbolehkan melakukan kegiatan apapun.
Belakangan, Kepala Erevele Belanda Ancol, Jakarta memberi kabar bahwa KH. Zaenal Mustofa telah dieksekusi pada 25 Oktober 1944 dan dimakamkan di Taman Pahlawan Belanda Ancol, Jakarta. Melalui penelusuran salah seorang santrinya, Kolonel Syarif Hidayat, pada tahun 1973 keberadaan makamnya itu ditemukan di daerah Ancol, Jakarta Utara, bersama makam-makam para santrinya yang berada di antara makam-makam tentara Belanda. Lalu, pada 25 Agustus 1973, semua makam itu dipindahkan ke Sukamanah, Tasikmalaya.

2. KH Rukhiyat
KH. Ruhiat adalah tokoh terkenal pada zamannya karena dialah pendiri pesantren Cipasung, Singaparna, Tasikmalaya. Namun generasi saat ini kurang lagi mengenal ketokohannya. Bahkan puteranya yaitu KH. Ilyas Ruhiat lebih dikenal apalagi setelah menduduki jabatan tertinggi di NU sebagai Rais Aam. Hal itu bisa dimengerti, kiai sepuh tersebut telah meninggal 29 tahun lalu. Tanggal 17 Dzulhijjah 1426 H yang bertepatan dengan 17 Januari 2006, adalah haul (peringatan hari wafat) ke-29 KH. Ruhiat.
Pesantren Cipasung saat ini merupakan pesantren terbesar dan paling berpengaruh di Jawa Barat. Perannya dalam penyiaran agama, pengembangan masyarakat dan menjaga harmoni sosial sangat besar. Selain keteguhannya mengembangkan pesantren yang responsif pada perkembangan dunia pendidikan, pada masa penjajahan, Ajengan Ruhiat juga seorang patriot yang mengorbankan tenaga dan pikirannya untuk kemerdekaan Republik Indonesia.
Melihat kemajuan pesantren yang baru didirikan ini, penjajah Belanda sangat khawatir kedudukannya akan  terganggu. Maka pada tahun 1941 M, K.H. Ruhiat ditangkap bersama K.H. Zainal Musthafa dan ditahan di penjara Sukamiskin selama 53 hari. Selama beliau ditahan, tugas pengajian dijalankan oleh K.H. Saeful Millah (menantunya) yang dibantu oleh Ajengan Abdul Jabbar. Hanya beberapa bulan beliau menghirup udara bebas, tiba-tiba ditangkap lagi bersama sepuluh Kiyai lainnya dan ditahan di penjara di Ciamis, yaitu pada tanggal 6 Maret 1942. namun seiring dengan dikalahkannya penjajah belanda oleh tentara Jepang, maka pada tanggal 9 Maret 1942  beliau dan sepuluh Kiyai lainnya dibebaskan.
Pada zaman Jepang, pendidikan untuk santri putri pun mengalami kemajuan, sehingga pada tahun 1943 didirikan kursus Muballighoh, sebagai wadah pelatihan berpidato bagi para santri putri. Pada masa pemberontakan Sukamanah yang dipimpin oleh K.H. Zainal Musthafa pada tahun 1944 M, K.H. Ruhiat dan beberapa kiyai lainnya ditangkap dan ditahan di penjara Tasikmalaya selama dua bulan. Pada masa itu, pengajian dijalankan oleh K.H. Saeful Millah dan K.H. Bahrum.
Ketika situasi keamanan belum stabil pasca kemerdekaan, terutama ketika datang lagi Agresi Militer Belanda ke II, maka cobaan pun kembali menimpa Pesantren Cipasung. Pada tahun 1949, ketika K.H. Ruhiat dan tiga orang santrinya sedang melaksanakan shalat Ashar, tiba-tiba pasukan Belanda datang dan melepaskan tembakan ke arahnya. Berkat pertolongan Allah, K.H. Ruhiat selamat, namun dua orang santrinya ( Abdurrozak dan Ma’mun ) gugur sebagai syuhada dan satu yang lainnya ( A’en ) mengalami luka berat di kepala. Bahkan pada saat itu santri yang berada di asrama pun ada yang terkena tembakan, lalu gugur sebagai syuhada, yaitu Abdul ‘Alim dan Zenal Muttaqin. Kemudian K.H. Ruhiat ditangkap dan ditahan di penjara Tasikmalaya selama sembilan bulan. Kegiatan pengajian di Pondok Pesantren Cipasung dijalankan oleh K.H. Saeful Millah bersama K.H. Moh. Ilyas Ruhiat, sampai beliau dibebaskan pada tanggal 27 Desember 1945.
3. KH Choer Affandi
KH. Choer Affandi bernama kecil Onong Husen, lahir pada hari Senin tanggal 12 September 1923 M di kampung Palumbungan Desa Cigugur Kecamatan Cigugur Kewedanan Cijulang Ciamis, dari Pasangan Raden Mas Abdullah bin Hasan Ruba’I yang masih mempunyai keturunan Raja Mataram dan Siti Aminah binti Marhalan yang mempunyai keturunan dari Wali Godog Garut. KH. Choer Affandi merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, beliau mempunyai kakak yang bernama Husein (Darajat) dan seorang adik perempuan yang bernama Husnah (Emih).
Menurut KH. Abdul Fatah (Aa), dalam darah Onong Husen mengalir darah bangsawanan dan darah ulama yang dominan dalam membentuk kepribadian KH. Choer Affandi. Hal ini, terbukti dengan sikap Uwa yang sangat tertarik pada ilmu-ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum.
Pada waktu itu ayah KH. Choer Affandi adalah pegawai Belanda. Hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi neneknya yang bernama Haesusi terhadap KH. Choer Affandi, sehingga setelah Onong Husen menamatkan pendidikan umumnya di HIS, maka pada tahun 1936 M neneknya membujuk Onong untuk mengaji di Pesantren KH. Abdul Hamid. Dan berikut merupakan Amanat dari Kh Choer Affandi.
4. KH Didi Abdul Majid
Selanjutnya Tokoh Ulama Tasikmalaya yang lainnya adalah KH Didi Abdul Majid beliau merupakan Tokoh Ulama Tasikmalaya yang membangun Pondok Pesantren Sulalatul Huda di Bojongsari, Paseh, Tasikmalaya. Dahlunya beliau pernah menjadi Santri di Pondok Pesantren Miftahul Huda yang dibangun oleh gurunya Kh Choer Affandi. Beliau dikenal pemberani dalam melawan keburukuan hal itu terbukti disaat terdapat beberapa kejadian di Tasikmlaya.

Mereka adalah salah satu dari sekain banyaknya Tokoh Ulama Tasikmalaya yang sangat dikagumi dan diketahui oleh banyak orang. Mungkin hanya itu saja yang saya dapat saya sampaikan, apabila jika ingin menambahkan tokoh ulama tasikmalaya lainnya silahkan berkomentar. Mohon maaf bila ada salah penulisan.

Semoga Alloh SWT menerima ibadahnya dan ditempatkan di Surga besama Rasulullah SAW.. amiin

Rabu, 23 Juli 2014

Amanat Kh Choer Affandi Sesepuh Ulama Tasikmalaya

Amanat Kh Khoer Affandi Sesepuh Pesantren Tasikmalaya

KH. Choer Affandi Adalah seorang Sesepuh/Ulama besar dari Kabupaten Tasikmalaya (Manonjaya) beliau dikenal sebagai orang baik segalanya, dan beliau adalah guru dari Ulama ulama lainnya. Beliau lahir pada hari Senin tanggal 12 September 1923 M di kampung Palumbungan Desa Cigugur Kecamatan Cigugur Kewedanan Cijulang Ciamis, dari Pasangan Raden Mas Abdullah bin Hasan Ruba’I yang masih mempunyai keturunan Raja Mataram dan Siti Aminah binti Marhalan yang mempunyai keturunan dari Wali Godog Garut.KH Choer Affandi merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, beliau mempunyai kakak yang bernama Husein (Darajat) dan seorang adik perempuan yang bernama Husnah (Emih).
Menurut KH. Abdul Fatah (Aa), dalam darah KH. Khoer Affandi mengalir darah bangsawanan dan darah ulama yang dominan dalam membentuk kepribadian KH. Choer Affandi. Hal ini, terbukti dengan sikap beliau yang sangat tertarik pada ilmu-ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum.
dan Berikut adalah Amanat beliau:
1. Sholat awal waktu ber jama'ah
2. Jangan berhenti mencari ilmu
3. Jangan terjun ke dunia politik
4. Jangan berhenti mencari teman
5. Pertahankan aqidah ahlussunnah wal jama'ah
6. Lamun hayang maju ulah euren mikir
7. Lamun hayang maju kudu daek cape
8. Ulah embung di sebut bodo
9. Ulah embung di sebut sahandapeun
10.Sagala anu tumiba kadiri gara-gara diri
11.ubar diri aya di diri
12.Eweh nu nyaah kana diri kajaba anu boga diri
13.Harga diri kumaha diri
14.Ari ngitung kudu tihiji,ulah hayang ujung ujung angka salapan
15.Mun nyien pondasi tong sok maka mikiran kenteng
16.Senajan teu lumpat tapi ulah cicing
17.Sagede-gedena jalan syare'at,ulah matak ngurangan tawakal ka Alloh
18.Tong leumpang dina hayang,tong cicing dina embung,tapi kudu leumpang        dina kudu,kudu euren dina ulah
19.Tong lesot hate tina eling ka Alloh dina kaayaan kumaha wae,sedih,susah    jg bungah
20.Sarebu sobat saeutik teuing,hiji musuh loba teing

Sabtu, 23 Maret 2013

5 Mayat Tokoh Dunia Bernasib Tragis


Jenazah pesohor sering mendapatkan perlakuan istimewa bahkan pemujaan berlebihan. Namun lima mayat ini justru sebaliknya. Mereka tidak diperlakukan dengan normal bahkan jauh dari layak.
Dilansir dari surat kabar the Huffington Post, mayat para orang terkenal ini bahkan tidak utuh, tidak bersemayam secara wajar, dan tidak terurus dengan baik. Jenazah siapa saja? Berikut ulasannya.

1. Napoleon Bonaparte

Pahlawan revolusi Prancis Napoleon Bonaparte meninggal pada 5 Mei 1821 di usia 51 tahun. Sebelum tiada dia pernah meminta mayatnya dibakar tepi Sungai Seine melintasi Negeri Menara Eiffel itu. Namun pemerintah tidak mengabulkan permohonan ini. Sebagai gantinya Bonaparte dikebumikan di sebuah lembah wilayah St. Helena, sebuah pulau terpencil tempatnya menghembuskan nafas terakhir.

Pada 1840 jenazah Bonaparte dipulangkan ke Ibu Kota Paris. Namun banyak bagian tubuhnya kurang mendapat perlakuan layak. Beberapa tulang tidak diketemukan bahkan ada yang terjatuh dalam perjalanan. Malah timbul fakta sebelum dimasukkan ke liang lahat alat kelamin Bonaparte telah dicuri oleh dokter pribadinya dan telah dijual ke beberapa kolektor hingga beberapa dekade. Dua tahun lalu mumi penis Bonaparte dilaporkan berada di Kota New Jersey, Amerika Serikat dan menjadi salah satu koleksi seseorang tidak mau disebutkan namanya.


2. Eva Peron

Mantan ibu negara Argentina Eva Peron meninggal pada 26 July 1952 di usia 33 tahun. Jenazahnya dibalsem agar tubuhnya bisa abadi dan dikenang rakyat negara itu, namun sebab inilah mayat dia tidak mendapat penguburan layak. Saat suaminya Juan Peron lengser, rezim menggantikannya bingung merawat jenazah mirip boneka lilin itu.

Akhirnya mereka menaruh di loteng istana kepresidenan untuk beberapa tahun. Lalu tanpa diketahui mereka mengirim mayat itu ke Italia dengan nama samaran lebih dari dua dekade. Jenazah Eva kembali ke Ibu Kota Buenos Aires setelahnya dan disemayamkan di sebuah lemari besi baja yang bisa menahan bom nuklir. Semua perlakuan tidak layak dan tidak punya rasa hormat atas mendiang orang pernah berjasa bagi Argentina.


3. Benito Mussolini

Mantan pemimpin fasis Italia Benito Mussolini meninggal pada 28 April 1945 dalam usia 61 tahun. Dia ditangkap dan dieksekusi pada Perang Dunia II. Mayatnya tidak utuh sebab mengalami kekerasan fisik. Sebelum tiada diketahui Mussolini mengalami siksaan. Tubuhnya ditendang, dipukul, dan ditembak di beberapa bagian yang dilakukan di tengah alun-alun Kota Milan.

Dia lalu dikuburkan di sebuah pemakaman rahasia. Meski demikian pengikutnya yang menamakan diri neo-fasis mencuri jenazah itu namun berhasil ditemukan kembali setelah 11 tahun. Untuk mencegah penculikan mayat Mussolini terulang, mayatnya dibakar dan ditaruh di rumah janda mendiang Mussolini. Abunya dikemas dalam kotak bertuliskan 'dokumen milik gereja'.



4. Albert Einstein

 

Orang paling pintar sejagat Albert Einstein meninggal pada 18 April 1955 di usia 76 tahun. Sebelum tiada, dia memberikan pesan pada penulis biografi Abraham Pais, dia ingin dikremasi agar orang-orang tidak menyembah dan memuja jenazahnya.

Namun sebelum dikremasi, seorang ahli patologi bernama Thomas Harvey memimpin tim dokter mengotopsi jenazah Einstein tidak begitu saja membiarkan mayat itu utuh. Dia mencuri otak Einstein untuk meneliti kenapa orang itu sangat cerdas dan menyimpannya untuk diri sendiri. Baru awal abad-20 otak ini tersimpan rapi dan diperlihatkan di Museum Philadelphia Mutter, Negara Bagian Pennsylvania, Amerika Serikat.
Ternyata bukan hanya otak Eistein yang tidak ikut dikremasi, bola matanya juga tersimpan rapi di sebuah kotak aman di Negara Bagian New Jersey. Para ahli mempercayai masih ada beberapa bagian tubuh Einstein yang tersebar di penjuru bumi.

5. Abraham Lincoln


Mungkin ini satu-satunya presiden Amerika Serikat mendapat perlakuan tidak wajar atas jenazahnya. Mayat Abraham Lincoln harus mengalami 16 kali perpindahan selama kurun waktu satu dekade sejak kematiannya pada 14 April 1865 di usia 56 tahun.

Perlakuan terhadap mayat Lincoln ini sebab banyak orang berusaha mencuri tubuh tanpa nyawa pemimpin paling karismatik di Amerika ini. Akhirnya jenazah Lincoln bersemayam di Gedung Lincoln Tomb State Historic Site, di Kota Springfield, Negara Bagian Illinois dengan penjagaan ketat. Ini pun masih mengundang rasa tertarik para pencuri. Bahkan benda-benda memorabilia Lincoln seperti pedang satu meter miliknya patah di beberapa bagian.

Jumat, 22 Maret 2013

Siapa Abraham Lincoln ?


Nama Lengkap : Abraham Lincoln
Alias : No Alias
Tempat Lahir : Hodgenville, Kentucky, Amerika Serikat
Tanggal Lahir : Minggu, 12 Februari 1809
Zodiac : Aquarius
Warga Negara : Amerika

Istri : Mary Todd of Lexington
Ayah : Thomas Lincoln
Ibu : Thomas dan Nancy Lincoln
 
Abraham Lincoln, Presiden ke-16 Amerika Serikat lahir di sebuah peternakan di Hardin County pada tahun 1809, Kentucky. Masa kecilnya terbilang keras, karena pada musim panas tahun 1818, wabah penyakit susu melanda wilayah tempat tinggalnya hingga merenggut nyawa paman dan bibi ibunya, Nancy Hanks Lincoln, sebelum kemudian sang ibu pun menyusul meninggal dunia. 2 tahun kemudian ayahnya menikah lagi dengan seorang janda, Sarah Bush Johnston, yang berperan besar dalam kehidupan Abraham. Meskipun pendidikannya terbatas hanya pada beberapa bulan di sekolah yang hanya punya 1 guru, Lincoln rajin membaca buku-buku seperti Alkitab, Pilgrim's Progress, dan Weemss Life of Washington.

Pada 1847, ia terpilih menjadi anggota U.S. House of Representatives dan terkenal karena menentang Perang Meksiko dan perbudakan. Pada tahun 1856, Lincoln mencalonkan diri untuk Senat AS, tapi ia belum berhasil. Pada bulan Juli 1856, Lincoln yang merupakan seorang Republikan dinominasikan sebagai presiden pada pemungutan suara ketiga di konvensi di Chicago, dan kali ini beliau sukses memenangi perolehan suara. Lincoln tiba di Washington untuk diambil sumpahnya sebagai presiden negara ke-16 pada 4 Maret 1861. Dalam pidato pertama pelantikannya, Lincoln mencoba membujuk kembali negara-negara bagian Selatan untuk bergabung ke Union, tapi setelah pemboman dari Fort Sumter pada April 12 beliau menyerukan 75.000 relawan untuk menekan "pemberontakan". Lincoln melayangkan panggilan pada Kongres untuk bertemu pada tanggal 4 Juli 1861. Sejak saat itu sejarah pemerintahan Lincoln terus sejalan dengan Perang Sipil.

Sebagai panglima tertinggi, Lincolnmenunjukkan bakat yang mengejutkan dalam merancang strategi militer. Disamping masalah kenegaraan, Lincoln juga mengalami banyak tekanan dalam rumah tangganya. Putranya, Willie, meninggal pada tahun 1862 dalam usia 12 tahun. Tapi dia adalah seorang pemimpin yang luar biasa, teguh dalam tujuannya untuk mengembalikan dan melestarikan Union, dan juga dikenal akan kepiawaiannya sebagai pembicara publik. Lincoln pun juga menunjukkan pemahaman yang mengagumkan tentang urusan luar negeri, dengan cerdik beliau dapat menghindari perang dengan Inggris Raya di Trent Affair dan memenangkan goodwill Eropa dengan Emancipation Proclamation-nya. Mengenai urusan dalam negeri, Homestead Act tahun 1862 adalah prestasi yang paling menonjol dari masa pemerintahannya, hingga berujung pada tanggal 9 April 1865, ketika Perang Sipil berakhir.

Karakter Lincoln yang luwes dan cinta kemanusiaan ditunjukkan melalui kebijakan rekonsiliasi dengan Korea Selatan, seperti yang diungkapkan dalam pidato pelantikannya yang kedua, pada tanggal 4 Maret 1865, di mana beliau berbicara tentang "tidak ada kekejaman bagi siapapun" dan "kasih sayang untuk semua." Kematian Lincoln beberapa minggu kemudian, pada tanggal 15 April 1865, tidak hanya menghentikan kehidupan seorang pria, tapi juga menghentikan sementara penyatuan Amerika Serikat. 

Sabtu, 09 Februari 2013

Galileo Galilei Seorang Bapak Sains dan Fisika Modern


Galileo yang bernama lengkap Galileo Galilei di lahirkan  pada 5 februari 1564 di Pisa,Galileo adalah “Bapak sains  dan fisika modern” demikian lah kata Albert enstein,Galileo  bahkan di sebut sebagai manusia paling cerdas di  italia,bahkan di seluruh eropa pada masa nya.
kejeniusan nya di bidang fisika dan sains masih di  manfaatkan oleh orang banyak saat ini..penemuan –  penemuan spektakuler nya membuat kagum para cendikiawan dan ilmuwan,namun pada masa itu dia juga di anggap kontroversi karena dia mempunyai pendapat yang mendukung teori sistem Heliosentris yang bertentangan dengan pendapat umum pada masa itu yang masih mendukung teori Geosentris,yaitu berpendapat bahwa matahari dan planet planet lain nya berkeliling mengitari bumi dan bumi adalah pusat jagad raya.
Sedangkan Teori Heliosentris sendiri adalah teori astronomi yang menyatakan bahwa struktur alam semesta bukan berpusat pada bumi,melainkan berpusat pada matahari dan bumi,dan bumi berputar mengitari matahari,sedangkan sang pecentus teori heliosentris ini adalah Coprenicus,seorang ahli fisika,matematika dan astronom yang lahir pada 1473M di Polandia
Galileo memiliki karakter yang tidak bersedia  mengakui suatu teori sebelum dia sediri membuktikan kebenarannya,dia merupakan seorang yang kritis terhadap pendapat-pendapat aristoteles,misal nya pendapat aristoteles yang mengatakan “sebuah bola yang beratnya lima kilogram akan jatuh lebih cepat 10kali  di bandingkan bola yang beratnya setengah kilogram’ namun menurut galileo pendapat itu tidak benar,galileo mengatakan,setelah di lakukan uji coba kedua bola tersebut jatuh bersamaan,meski ada perbedaan paling hanya sekitar 2 inci saja,dan perbedaan 2 inci itu tidak sama dengan pendapat ”jatuh lebih cepat 10 kali” yang bisa berarti 20 inci.
Pada tahun 1597,Galileo menemukan kompas sebagai penunjuk arah yang pada saat itu bisa di gunakan untuk kepentingan militer negara,alat itu masih berbentuk jangkar yang di beri angka-angka petunjuk dan papan lengkung setengah lingkaran di tengah nya.
Pada tahun 1609,Galileo menyempurnakan fungsi teropong secara cermat,sehingga penggunaannya  menjadi lebih maksimal untuk melihat benda-benda di angkasa, dan akhirnya memudahkan galileo untuk mengamati pergerakan bulan secara lebih memadai dari sebelumnya,dengan teropong yang di sempurnakan (teleskop),galileo menemukan bintang dan planet-planet baru yang mengelilingi jupiter dan menamakan planet planet baru itu dengan nama pangeran casimo dan raja tuscany.kemudian dia menulis buku yang membuat heboh banyak ilmuan,buku itu berjudul “Sidereus Nuncius atau The Story Messenger”.dan ada beberapa buku lain nya seperti ”Dialogue” dan ”Two New Science”.
Nah,itu lah sebagian yang saya ketahui dan perlu anda ketahui tentang sejarah seseorang Galileo,lain waktu akan saya ceritakan lebih banyak tentang galileo dan tokoh tokoh bersejarah lain nya.

Sebenarnya Leonardo De Vinci Adalah


Siapapun pasti mengenal lukisan Mona Lisa suatu maha karya yang begitu fenomenal itu dilukis oleh tangan seorang pria yang lahir di Firenze, Italia, 15 April 1452, Yuppz siapa lagi kalau bukan Leonardo da Vinci. Sejak kecil memang dia sudah belajar melukis dengan Andrea del Verrocchio. Da vinci bukanlah seniman biasa menurutnya melukis bukanlah sesuatu yang mencerminkan luarnya saja tapi juga segala sesuatu yang terkandung di dalamnya hanya saja dasarnya alami dan tidak dapat dilihat oleh mata telanjang manusia sehingga ia mengekspresikannya dalam bentuk gambar. Lukisan juga berhubungan dengan ilmu pengetahuan ujarnya, misalnya gambar manusia.

Dia pernah melakukan sebuah percobaan (membedah mayat agar dapat mengerti anatomi tubuh manusia). Sehingga dalam lukisannya dia selalu dengan tepat menangkap gerakan otot di bawah lapisan kulit. Hasil lukisannya sangat halus, dan cermat, contohnya: sketsa tangannya yang masih tersimpan hingga kini, setiap goresannya sangat indah, goresan penanya juga jelas, hal ini jarang dijumpai pada saat itu. Terutama pada bagian mata dan rambut, tidak saja lembut, juga mengandung suatu daya tarik. Ini menunjukan kematangan dan kemampuan lukis tingkat tinggi.

            

Tapi tahukah anda bahwa Da Vinci bukan hanya seniman? Jika kalian pernah melihat film The Davinci Code pastinya anda akan mengetahui bahwa dia adalah seorang penemu yang tidak kalah hebatnya dengan Thomas Alva Edison atau Albert Einstein sekalipun. Pernah Saya lihat di film itu ada suatu alat seperti tempat menyimpan barang atau berangkas yang bentuknya seperti tabung dan uniknya benda tersebut memakai kode pengaman seperti rubik yang dapat diputar kodenya yang tercantum huruf-huruf sandi dan jika kita salah memutar sandi akibatnya barang berharga yang disimpan di dalamnya akan rusak oleh cairan sejenis air raksa. Dia juga menggambar sketsa kapal selam serta kapal terbang dengan mesin penggerak di atasnya sehingga ia berhak mendapat panggilan arsitektur dengan sketsa-sketsanya yang luar biasa.

Sir Isaac Newton Seorang ahli Fisika dan Matematika


Isaac Newton lahir prematur di Inggris pada tahun 1642, beberapa bulan setelah kematian Galileo. Ia adalah ahli matematika dan fisika Inggris yang banyak sekali karyanya. Sebagai seorang anak, tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa ia anak cerdas. Akan tetapi, ia sangat rajin mamabaca buku yang dipinjam dari tetangganya, seorang ahli obat-obatan. Ia selesaikan studinya di Universitas Cambridge dalam waktu 5 tahun dan lulus dengan predikat biasa saja.

Pada Usia 23 tahun ketika wabah pes melanda seluruh Inggris pada tahun 1665-1666, ia mengsingkan diri di pertanian milik keluarganya. Saat ia berada di ladang, ia melihat sebuah apel jatuh ke tanah. Pengamatan ini mengarahkannya untuk mempertimbangkan gaya gravitasi yang diperluas ke Bulan dan alam Semesta, dan ia berhasil merumuskan hukum gravitasi umumnya. Ia juga mementukan kalkulus, suatu alat matematika yang sangat berguna dalam sains. Dalam masa ini ia juga memperluas karya Galileo dan berhasil merumuskan ketiga hukum geraknya. Dalam penelitian tentang sifat cahaya, ia berhasil menggunakan prisma untuk menunjukkan bahwa cahaya putih disusun dari semua warna pelangi.

Namanya pertama kali dikenal justru karena percobaannya dengan prisma. Pada tahun 1672 ia dipilih sebagai anggota Royal Society, suatu wadah perkumpulan ilmuwan-ilmuwan terhormat Inggris. Dalam sambutan penerimaannya, ia menunjukkan teleskop pantul pertama didunia hasil karya tangannya sendiri.

Barulah pada usia 42 tahun ia mulai menulis sebuah buku yang diakui sebagai buku sains terbesar yang pernah ditulis, Principia Mathematica Philosophie Naturalis. Ia menulis buku ini dalam bahasa Latin dan menyelesaikannya dalam 18 bulan.

Dalam masa hidupnya, ia dihormati oleh negaranya sebagai ilmuwan terbesar yang pernah hidup. Pada tahun 1706 ia diberi gelar bangsawan oleh Ratu Anne. Newton meninggal pada usia lanjut, yaitu 85 tahun dan dimakamkan di Westminter Abbey.