Senin, 17 Maret 2014

Apa yang menyebabkan Bad Sector pada Hardisk?


Bilamana Bad Sector terjadi di Komputer anda maka akan menyebabkan OS tidak bisa berjalan dengan optimal, proses pengerjaan apapun berjalan lambat bahkan OS tidak bisa tampil karena melakukan restart terus-menerus.



Faktor-faktor ini harus anda perhatikan karena lebih baik mencegah daripada nantinya anda kena banyak biaya untuk memperbaiki atau membeli hardisk yang baru lagi.
Penyebab Bad Sector Pada Hardisk Anda

1. Mematikan Komputer/Laptop Tidak Normal
Seringkali para pengguna komputer yang awam mematikan komputer tidak sesuai prosedur, misalnya dengan mencabut kabel power atau tombol power on-off. Hal ini akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Biasakan untuk menggunakan perintah “Shut Down” mematikan komputer.


2. Komputer Mati Secara Tiba-tiba
Karena pemadaman listrik di Indonesia sering terjadi,ini berdampak pada komputer yang mati secara tiba-tiba tidak sesuai prosedur dan akhirnya akan mengalami kerusakan terutama pada hardisk.


3. Tidak Pernah Dilakukan Harddisk Partition
Banyak file-file lama dan yang baru letaknya tidak beraturan menyebabkan penurunan kinerja pada hardisk dan proses loading berat.


4. Banyaknya Serangan Virus
Virus pada komputer tidak hanya menyerang data-data namun juga dapat merusak sistem operasi yang menyebabkan komputer sering Hang dan restart.

5. Usia Hardisk Yang Sudah Tua
Hardisk yang sudah berumur tua dengan pemakaian yang tinggi nantinya akan mengalami masalah pada sectornya, jadi perlu dilakukan penggantian Hardisk untuk mengembalikan performa komputer anda.


6. Hardisk Yang Terlalu Panas / Overheat
Penggunaan tegangan yang normal dari power supply yang baik turut serta memperpanjang usia agar terhindar dari harddisk bad sector.


7. Hadisk Terjatuh atau Tergoncang
Jika anda melepas harddisk keluar dari casing CPU pastikan tidak menaruh dan meletakkannya sembarangan. Jangan sampai harddisk terjatuh atau terguncang keras.
 


Artikel Terkait

Apa yang menyebabkan Bad Sector pada Hardisk?
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

2 komentar